Dear All..

Lama banget ga nulis di Blog ini, anyway gue mau ngucapin SELAMAT TAHUN BARU 2014 Semuanya!!!

Semoga ditahun ini lebih sukses dunia dan akhirat, serta untuk karir, pendidikan dan jodohnya, amin-amin-amin..

Ada banyak hal yang ingin gue sampaikan sebenarnya, tentang sesuatu yang ingin gue raih di tahun ini. Namun sebelum itu gue mau ngucapin thanks untuk 2013. Walaupun ada beberapa hal yang masih belum tercapai namun gue berterimakasih 2013 dapat berjalan dengan baik dan gue bisa menjalani itu semua.

Saat ini (2014) gue benar-benar gila akan buku bacaan. Yang paling gress baru gue baca adalah 99 cahaya di langit Eropa karya Hanum Rais. Dengan buku itu gue lebih mencintai agama gue Islam. Alhamdulilah tiada yang dapat gue sumbangsihkan untuk agama gue saat ini, tapi gue berusaha menjadi agen muslim yang baik seperti yang dituliskan dalam buku itu. Semoga Islam tidak terpecah belah lagi dan semoga orang-orang jahat yang mengatas namakan islam untuk ngebom-ngebom dan melukai umat lain akan sadar bahwa islam yang sesuangguhnya adalah mencintai kedamaian. Amin.

Oh iya, selain buku 99 di langit Eropa gue lagi demen baca buku The Chuckoo Callingnya JKR dam Berjalan di atas cahaya karya Hanum Rais juga. Trus kemaren patungan sama Mama beli buku Jerusalam terbitan Alvabet.

Oh, gue rasa nggak ada kata terlambat untuk mencintai membaca. Dengan membaca wawasan gue bisa berkembang tau ini itu dll nya. Terima kasih ini adalah salah satu hidayah menyiangi gue di tahun ini.

 

Next untuk 2014, gue berharap gue bisa:

1. Diterima dan mendapatkan beasiswa s2 di luar negeri, amin

2. Bisa segera menjadi pegawai tetap di tempat gue bekerja sekarang dan kalaupun tidak semoga diberikan pekerjaan yang lebih baik lagi sesuai dengan passion dan minat gue

3. Sanggar juara bisa terlegalisasi dan dengan struktur dan jobdesk yang lebih matang, Inshaallah.

4. Didekatkan dengan jodoh, walau belum berencana menikah di 2014 😛

5. Dekat dengan Allah, Keluarga dan Sahabat

6. Menjadi pribadi yang lebih baik lagi, lebih disiplin, jujur, pekerja keras, ambisius (karena ambisi akhir-akhir ini sedang goyah)  semoga.

7. Bisa nemanin mama jalan-jalan agama ke Istanbul, Jarusalam dllnya

8. Hidup Bahagia-Bahagia-Bahagia

9. Diberi nikmat sehat untuk saya dan orang-orang yang saya sayang.

 

Amin 🙂

Iklan

Tentang Tama

CIMG4671KKP Desa  Ragatunjung
Emy Yusuf Tamara, begitulah namanya, seorang yang ku kenal ketika menjalani KKP (Kuliah Kerja Profesi) di Brebes. Sebelumnya kamipun saling kenal karena Tama merupakan teman dari Pulung teman sekelasku.
Sudah lama hampir 6 bulan tidak bertemu Tama, pertemuan terakhir dengan Tama adalah di Bara (Tempat makan anak-anak IPB Dramaga) Waktu itu bertemu Tama tidak sengaja karena Tama juga makan di warung yang sama denganku. Tama masih terlihat segar saat itu, bercerita tentang pekerjaan barunya di Pabrik karet di Jakarta, bercerita tentang domisilinya yang masih di Dramaga walaupun ia sebenarnya bekerja di Jakarta.

Team KKP Desa Ragatunjung 2011

Tama, Tama, Tama
terlalu manis bila mengingat Tama, sang Kapten Tim KKP di Brebes, Sahabat yang ku ketahui kebaikan hatinya serta ketua tim yang sangat pekerja keras.

CIMG4674

1. Tama mau dan tidak malu melakukan pekerjaan rumah tangga di Desa ketika itu, iya membantu memasak, mencuci piring, menyapu, mengepel dan mencuci baju tanpa ada rasa gurau hirau darinya akan perkataan teman-teman yang lain.
2. Dari dua orang teman laki-laki yang lain selama KKP tama yang begitu rajin bekerja di sawah, ia mencangkul, menanam benih dan menyiram tanaman dengan kerja keras sementara teman-teman lainnya mengerjakannya dengan setengah hati.
3. Tama, Tama mengapa orang baik sepertimu diberikan cobaan yang begitu beratnya, mengapa harus Tama.

Masih teringat dengan jelas, ketika satu kelompok KKP berkunjung ke Banjarnegara di rumahmu dari Desa kita di Brebes. Sepanjang jalan kau bercerita tentang keluargamu yang begitu engkau cintai. Tentang kamu yang anak kesepuluh dari sepuluh bersaudara yang begitu dekat dengan “Emak” ibumu. Tentang saudara-saudaramu yang semuanya bernama Emy di awal namanya. Masih teringat saat kita naik bus ompreng dari Brebes ke Banjarnegara bersama teman-teman KKP yang lain lalu melintasi SMAmu di Bawang, Tama-Tama-Tama segeralah cepat sembuh Tam 😦

Siang itu, mendapat kabar dari Caca dan Faradila, mengabarkan bahwa kau sedang tergulai koma di RS Kedoya, saat itu tiada yang dapat kulakukan selain berdoa untukmu. Tama, aku sangat sedih mendengarnya, mengapa orang sebaikmu mendapatkan cobaan yang begitu besarnya. Setelah dua minggu kau dirawat aku baru sempat pergi ke Jakarta menjengukmu. Disana ada Kis (mantan pacarmu di KKP) serta ibu dan bapakmu. Mereka sangat tegar, walau dari wajah bapakmu sangat terlihat jelas pukulan yang begitu nyata berada di dalam lubuk hatinya. Bapakmu yang berusia lebih dari 70 tahun masih merasakan kesedihan yang begitu besar melihat anaknya yang sangat dicintainya koma. Tak berapa lama setelah mendengar cerita dari ibumu, aku baru tau ceritanya saat kau hari itu menjalanjan puasa senin kamis lalu pada jam istirahat kau izin untuk solat, selesai solat kau mau menyebrang dan di tabrak oleh seseorang yang menaiki motor dengan kencangnya dan sedang bercanda dengan teman yang diboncengnya. Lalu kau terpental jauh sekali sehingga menyebabkan pendarahan diotak sebelah kananmu sampai tempurung kananmu harus diganti.
SANYO DIGITAL CAMERA

100_5302
Tama sebetulnya aku tak kuasa melihatmu di ICU aku dan kis memakai baju ICU dan melihat kakakmu sedang membacakan ayat suci al-qur’an untukmu. Tama ketika ku melihatmu, aku sangat terkejut, melihat kondisimu yang koma dengan perban menutupi tempurung kananmu. Matamu hanya bisa terbuka sebelah, karena sebelahnya tidak dapat merespon gerakan akibat benturan yang keras di otak sebelah kanan. Tama, kau tau kau menyadarkanku atas tiada apa-apanya kita di dunia ini, hanyalah makhluk kecil milik Allah yang senan tiasa tidak dapat berbuat dan menghalangi apa apa tanpa seizinnya. Tama di ICU aku melihat kau susah untuk bernapas dan selang pernapasan di buat di Dekat tenggorokanmu.

Tama, tetaplah menjadi tama yang aku kenal dengan kebaikanmu dan keluargamu, cepatlah syuman dari koma, bertahanlah Tama, karena aku yakin kau adalah sahabatku yang sangat kuat! kau adalah orang baik yang selalu dapat diandalkan.

Tama, setelah kau syuman aku dan teman-teman KKP yang lain pasti akan menemuimu, kita bercerita dan merencanakan kegiatan kumpul-kumpul kita untuk menghibur Tama. Tama walaupun kondisimu belum senormal yang dulu, aku dan teman-teman yang lain selalu akan menjadi temanmu.

GWS tama! we love you best friend T.T

Being a Speaker on Pemuda Untuk Desa Untuk Indonesia

Dear guys, whiw finally it is not to really very busy at the office so that I can do a little bit writing here.
Yaps, one is my passion is writing, so let me do it for you, even my English is not too really good hehe.

I wanna share a story, two weeks ago one of Bina Desa KM IPB committee invited me to be one of a speaker in their talk show. Been so long almost 3 or 4 mounts I have not yet going back at my lovely campus and I miss my campus very much. Finally the invitation was a reason I could go there.

So, in a lovely morning I woke up early and prepared my self and also the papers to make good talk show conversation. I very very really miss my campus activity, not only the place but also all of it. Whow been almost more than 1 year i graduated from it, thank you for the invitation 🙂

20131116_082739
Like before and always Sanggar Juara was the reason why I could be invited. Thank you Sanggar Juara, I know it not only my work but also all of Kakak Asuh work as well. Thank you as a speaker on that I could present what is Sanggar Juara, so many participants could know What sanggar juara is.

20131116_091029
Finally after did a talk show and there were 2 questions from the participants I went to Asraf’s house and we went to Bara to bought the jajanan, and I love to buy favorite jajanan there were es pisang ijo, lumpia basah, ciki-ciki, rujak ulek and others.

Thank you for made my life happier Bina Desa BEM KM IPB and Thank You Sanggar Juara, a Community that always inspiring me and Kakak Asuh a lot :*

Makna dari sebuah kehidupan

Hampir setiap orang memiliki cita-cita dan cita-cita tersebut dapat diraih dengan berbagai cara. Ada orang yang belajar dengan sabar dan berusaha dengan giat untuk mencapai cita-citanya dan ada pula orang yang menghalalkan segala cara untuk menggapai cita-citanya. Entah cara itu cara yang benar atau cara yang salah, namun mereka selalu melakukan segala cara untuk menggapainya.

Memang dalam hidup ini kita akan bertemu orang-orang yang mungkin tidak sama dengan kita atau tidak sesuai dengan harapan kita. Tapi inilah hidup. Kita tidak dapat memaksa untuk mengubah semua orang yang berbeda dengan kita, bukan? Jadi sebaiknya tetap kejar cita-cita, keinginan dan tujuan hidup kita dan jangan biarkan orang lain mengurangi semangat dan motivasi kerja pribadi. Orang seperti mereka seringkali juga bermuka dua. Dia tidak akan terang-terangan membenci kita. Malah mungkin ia akan bersikap seakan-akan ia cocok dengan kita. Ia akan bersikap akrab, baik, mau mengerti masalah kita, dan seakan bisa dipercaya.

Perlahan tetapi pasti, mulai merenungi apa tujuan hidup ini, apa motivasi diri pribadi dan apa passion saya kedepan. Semoga saya adalah orang yang selalu dilindungi Allah dengan segala yang saya miliki hidup ini hanya untuk Allah. Ya, Allah lapangkanlah jalanku, untuk menjadi diriku sendiri, agar dapat berguna bagi bangsa dan Negara. Terangkanlah jalan hidupku, berikanlah yang terbaik kepadaku. Hanya kepada engkaulah hamba meminta dan memohon pertolongan. Tiada daya dan upaya hamba tanpa bantuanmu ya Allah, hamba yakin engkau ada, melihat, melindungi dan merangkul hamba. Amin..

RIP Mbah Qomar

Sudah hampir satu tahun saat saya tidak lagi berada di Jambi. Entah mengapa provinsi ini begitu magic untuk saya, sehingga rasa kangen untuk segera datang kesana sering mendera begitu hebatnya. Saya bisa melupakan banyak hal yang mungkin tidak perlu dipikirkan, dan seharusnya tidak perlu juga dipusingkan.

Entah mengapa saya sangat suka sekali dengan kakek tua. Menurut saya kakek-kakek begitu lucu dan polos sehingga harus dilindungi. Mereka kadang suka sekali menceritakan sesuatu dengan sangat antusias, dan sayapun antusias pula untuk mendengarkannya, rasanya ingin sekali memeluk mereka semua, memeluk Mbah yang saat ini sedang ada di surga, Mbak Qomar, I just love you … 

Gambar

Kemarin malam lagi-lagi over time di kantor, dan seperti biasa setelah itu saya dan mbak Arum makan malam sambil menceritakan pekerjaan kita, dan saya pulang dengan rasa lelah dan banyak fikiran. Tiba-tiba ada telpon dari Pak Kades Desa Mekar Jaya, menanyakan kabar saya dan apakah saya akan kembali untuk bekerja sebagai assistent research di Jambi lagi, lalu saya menjawab sekarang sudah bekerja di Bogor. Kemudian, setelah itu pertanyaan saya tertuju pada mbah Qomar, saya bertanya apakah kondisinya baik? Dan bapak kades bilang bahwa mbah Qomar sudah tiada, beberapa bulan yang lalu iya meninggal karena sakit perut, hanya 7 hari di rumah sakit.

Saya langsung ingat dengan Mbah Qomar, sepertinya kurang dari satu tahun yang lalu alm. masih segar dan bugar, masih mengajak saya untuk ke Ladang, kami sangat akrab dan saling bercerita selama diperjalanan menuju kebun karetnya.

Gambar

Gambar

 

Sayangnya setelah saya pamit pulang kala itu, saya tidak berpamitan dengannya, dan ternyata ini adalah kali terakhir saya berjumpa dengannya. Masih teringat kami makan durian bersama, menceritakan harapan-harapannya dan sayapun menceritakan harapan-harapan dan cita-cita saya, dan Mbah Qomar paling antusias menanggapi dan mendengar dengan seksama, ah I miss you mbah..

Tobbaco Field Visit

I couldn’t choose who I want to be, Even Who I work for. I believe on a destiny, Everything could be replaced all the time. When I was on the University, I always thought that I would directly doing my Master after finishing my bachelor, but The Destiny said different. On September 2012, I join International Research Program with Germany University, I had 2,5 months field research In Jambi, and 2 more months to input the data. I always hate with plantation area on that case, because I thought it would decrease our green environment. But When I work on here, it change again. I not 100 present deny on plantation, neither pro with it. But Lets me think with my own way, that for me is logic.

Plantation area the most sensational is Palm Oil, become a monster of many people for example NGO and international people. They said palm oil will reduce the green forest and make the global warming. But, do you know palm oil is one of the biggest Indonesian Income? Then other commodity such as sugar cane, tea, coffee and cocoa, rubber and tobacco? Do it like a monster, If it doesn’t exist, How does we can cover our primer need? such as sugar, coffee, chocolate and even more cigarettes? Do we have to deny all of it and use the more green things.

Like I said before, I also didnt want to make it larger and broke our forest but we have to think logic,the great thing that we have to do is filtering the private company, they have more than 1 million hectares of palm oil industry but the state company just 200.000 hectares.

please look my tobacco visit at Deli Serdang.

IMG_6980

IMG_6986

IMG_6991

IMG_7096

IMG_7041

IMG_7049